Daftar Blog

Daftar Blog

Daftar Blog

Rabu, 09 Desember 2020

Part XII

Resume 12


Fahmi Ryas

17190208


                                                Protokol Jaringan


1. A. ICMP

           ICMP adalah kependekan dari Internet Control Message Protocol. ICMP ini merupakan salah satu protokol jaringan yang digunakan didalam jaringan internet, disamping protokol - protokol lainya seperti TCP/IP, ICMP ini seringkali dikenal sebagai salah satu protokol inti pada keluarga protokol internet, jadi hal ini membuat ICMP memiliki peran dan fungsi yang penting ddalam sebuah jaringan internet.

Fungsi ICMP :

- Membantu proses error handling / melaporkan apabila terjadi error pada sebuah jaringan

- Membantu control procedure atau prosedur pengaturan pada sebuah jaringan

- Menyediakan pengendalian error dan pengendalian arus pada network layer atau lapisan jaringan

- Mendeteksi terjadinya error pada jaringan, seperti connection lost, kemacetan jaringan dan sebagainya

Tipe - tipe pesan pada ICMP : 

> ICMP Error Message

- Destination Unreachable

- Time Exceeded

- Parameter Problem

- Source Quench

> ICMP Query Message

Merupakan pesan pada ICMP yang digunakan oleh node, yang kemudian dijawab oleh format - format spesifik dan node yang dituju, jika tidak berhubungan dengan error message, dan hanya berupa pembalasan pesan yang dikirimkan.

 

    B. POP3

           Post Office Protocol V3 atau POP3 merupakan protokol client/server dimana email dikirimkan dari server ke email lokal. Digunakan untuk berkomunikasi dengan email server dan mengunduh semua email ke email lokal (seperti Outlook, Thunderbird, Windows Mail, Mac Mail), tanpa menyimpan salinannya di server. Biasanya dalam aplikasi email terdapat pilihan untuk tetap menyimpan salinan email yang diunduh pada server atau tidak.

Apabila anda mengakses akun email yang sama dari perangkat berbeda saya sangat merekomendasikan anda untuk menyimpan backup, Hal ini perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi, semisal perangkat kedua tidak mengunduh email sementara perangkat pertama sudah menghapusanya.

Port POP3 : 

- Port 110 - Port tanpa dienkripsi

- Port 995 - Port SSL/TLS, nama lainnya POP3S


Kelebihan menggunakan POP3 :

- Ketika email sudah diunduh melalui aplikasi lokal mail di komputer, anda tidak perlu terhubung ke internet, apabila anda ingin membukanya kembali

- Kebanyakan tidak ada ukuran limit untuk email yang dikirim dan diterima

- Dapat membuka file attachment dengan cepat

- Tidak ada ukuran maksimal untuk mailbox, kecuali harddisk komputer anda penuh.


Kekurangan menggunakan POP3 :

- Jika Javascript pada email reader diaktifkan, email phising dengan embed JavaScript dapat terbaca di email 

- Semua pesan akan disimpan di komputer, hal ini dapat mengurangi space pada harddisk komputer

- Semua file attachment diunduh dan disimpan dalam komputer. Karena, potensi komputer terinfeksi virus dari email lebih besar

- Folder email terkadang hilang, jika ini yang terjadi upaya restore cukup sulit dilakukan.

    C. SMTP

           Simple Mail Transfer Protocol atau SMTP adalah suatu protokol untuk berkomunikasi dengan server guna mengirimkan email dari lokal email ke server, sebelum akhirnya dikirimkan ke server email penerima. Proses ini dikontrol dengan Mail Transfer Agent (MTA) yang ada dalam server email anda.

Port SMTP Default : 

- Port 25 - Port tanpa dienkripsi

- Port 426 - Port SSL / TLS / nama lainnya SMTPS

    D. FTP

           FTP adalah protokol internet yang berjalan dalam satu lapisan aplikasi yang berfungsi sebagai media tukar menukar data abtara client dan server dalam sebuah jaringan. FTP bisa diatur menjadi layanan yang bisa digunakan oleh banyak orang sehingga semua orang dapat mengakses data dalam suatu komputer dengan mudah. FTP sudah memiliki tingkat keamanan yang terjamin dan hanya client yang terdaftar dan memiliki izin saja yang bisa mengaksesnya.

Software FTP Server : 

- Filezilla server

- Proftpd

- Vsftpd

Fungsi FTP : 

- FTP memfasilitasi setiap user untuk melakukan transfer data secara dua arah, artinya jika FTP digunakan dalam sebuah perusahaan maka setiap pemimpin perusahaan mampu mengirimkan file kepada karyawan dan sebaliknya hanya dengan menggunakan server yang sama.

- Adanya FTP membuat pemilik website dapat melakukan backup website dengan mudah

- Progres perpindahan data tidak akan hilang walaupun sambungan terputus

- Transfer data atau file dapat dilakukan dengan mudah dan terorganisir.

    E. ARP

           ARP atau Address Resolution Protocol merupakan protokol penghubung antara layer data link dan network. Jadi, protokol ini terletak antara layer tiga dan layer dua. Fungsinya yang paling utama yaitu dapat mena\cari alamat MAC Address dari suatu PC yang terhubung ke sebuah jaringan lokal atau LAN dengan memanfaatkan IP Address dari suatu PC tersebut. Selain itu, ARP juga dapat digunakan untuk melimit bandwtdth.


IPv4

Kelebihan :

- Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte

- Pengelolaan rute informasi yang tidak memerlukan seluruh 32 bit tersebut. melainkan cukup hanya bagian jaringannya saja, sehingga besar informasi rute yang disimpan di router menjadi kecil setelah address jaringan diperoleh, maka organisasi tersebut dapat secara bebas memberikan address bagian host pada masing - masing hostnya.

Kekurangannya : 

- Panjang alamat 32 bit (4bytes)

- Dikonfigurasi secara manual atau DHCP IPv4

- Dukungan terhadap IPSec opsional

- Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan pada router menurukan kinerja router

- IPv4 yang hanya memiliki panjang 32 bit ( jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4.294.967.296 alamat).

IPv6

Kelebihan :

- Format header baru. Header baru IPv6 lebih efisien daripada header pada IPv6 (karena memiliki overhead yang lebih kecil). Hal ini diperoleh dengan menghilangkan bebarapa bagian yang tidak penting atau opsional

- Jumlah alamat yang jauh lebih besar, dengan spesifikasi bit untuk alamat standar sebanyakn 128 bit memiliki arti IPv6 akan mampu menyediakan 2 pangkat 128 kemungkinan alamat unik, walaupun tidak semuanya akan dialokasikan, namun sudah cukup untuk keperluan masa mendatang sehingga teknologi semacam NAT pada IPv4 sudah tidak perlu lagi digunakan

- Keamanan yang sudah menjadi standar built in. Jika pada IPv4 fitur IPSec hanya bersifat opsional maka pada IPv6 fitur IPSec ini menjadi spesifikasi standar, Paket IPv6 sudah bisa secara langsung diamankan pada layer network, Dll.

Kekurangannya : 

- Operasi IPv6 membutuhkan perubahan perangkat (keras dan lunak) yang baru yang mendukungnya

- Harus ada pelatihan tambahan, serta kewajiban tetap mengopersikan jaringan IPv4, sebab masih banyak layanan IPv6 yang berjalan diatas IPv4. 


Jangan lupa cek video dibawah ini untuk menambah pengetahuan yang lainnya : 




Fahmi Ryas

17190208


Tidak ada komentar:

Posting Komentar