Daftar Blog

Daftar Blog

Daftar Blog

Kamis, 22 Oktober 2020

Part VI

Resume 6


Fahmi Ryas

17190208


Jaringan Sederhana


Bagian 1

Pada bagian ini saya buat ip addressnya yaitu :
Laptop 10 192.174.20.30
Laptop 11 192.174.20.31


Dan semua terkoneksi satu sama lain.





Bagian 2


Pada bagian ini saya buat ip addressnya yaitu :
Laptop 1 192.172.10.50
Laptop 2 192.172.10.51
Laptop 3 192.172.10.52
Laptop 4 192.172.10.53
Laptop 5 192.172.10.54


Dan semua terkoneksi satu sama lain.




Bagian 3

Pada bagian ini saya buat ip addressnya yaitu :
Laptop 1 192.172.10.50
Laptop 2 192.172.10.51
-
Laptop 4 192.172.10.53
Laptop 5 192.172.10.54

Dan semua terkoneksi satu sama lain.






Fahmi Ryas

17190208


Jumat, 16 Oktober 2020

Part V

Resume 5


Fahmi Ryas

17190208


Topologi Jaringan


    Topologi jaringan adalah suatu cara untuk membuat sejumlah computer saling berhubungan satu sama lain, baik menggunakan kabeel maupun yang nirkabel. Biasanya, tujuan topologi jaringan adalah demi kemudahan pertukaran informasi.

    Topologi jaringan sering kali dipakai suatu perusahaan, lembaga, ataupun badan institusi agar antar anggota bisa saling melakukan komunikasi dengan cepat dan aman.

 

Macam - macam topologi jaringan

    Metode untuk membuat topologi jaringan memiliki banyak variasi, tergantung pada pilihan dan kebutuhan penggunanya. Masing - masing metode memiliki kekurangan dan kelebihan. Berikut ini adalah macam - macam topologi jaringan.

1. Topologi Ring

    Untuk membuat jaringan berbentuk lingkaran seperti sebuah cincin, setiap computer perlu dihubungkan secara seri satu sama lain. Sistem topologi jaringan berbentuk ring dibuat untuk bisa saling berinteraksi didalam keadaan dekat atau jauh.

    Ciri khusus topologi ring adalah menggunakan kabel tipe UTP dan Patch cablemembentuk jaringan menyerupai lingkaran sederhana yang terdiri dari beberapa node disusun secara seri. Pergerakan data berjalan satu arah sehingga tidak ada kemungkinan untuk bertabrakan.


Cara kerja topologi jaringan ring dijelaskan sebagai berikut.

1. Setiap node pada sentral memiliki penguat sinyal di kedua sisinya. Sehingga, setiap perangkat saling bekerja sama untuk menguatkan sinyal. Alat bernama token akan membantu saat proses penerimaan dan penerusan sinyal.

2. Token juga berfungsi sebagai penganter data jika dibutuhkan oleh suatu node.


Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan berbentuk ring .

1. Mudah untuk dirancang

2. Untuk level rangkaian sederhana, topologi ring termasuk lebih bagus daripada pilihan lain seperti topologi jaringan bus.

3. Mudah untuk melakukan instalasi baru.

4. Penggunaan kabel yang hemat.

5. Kecepatan aliran data lebih tinggi.

6. Tidak memiliki resiko collision karena aliran data berjalan dengan satu arah.


Sedangkan berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan berbentuk ring

1. Jika ada kerusakan di satu sisi, keseluruhan system akan terganggu.

2. Kecepatan aliran data tergantung dari banyaknya jumlah node didalam jaringan. Jadi, tipe topologi ini tidak cocok digunakan untuk system yang memiliki banyak jaringan.

3. Sinyal semakin lemah jika node yang dituju jaraknya cukup jauh.

4. Proses untuk menambah atau mengurangi perangkat jaringan memengaruhi keseluruhan system.

 

2. Topologi star

    Topologi berbentuk star bintang adalah jaringan dari beberapa computer yang memiliki koneksi dengan node yang berada di jaringan pusat. Jadi, masing - masing perangkat memiliki koneksi dengan node yang berada di tengah system jaringan. Banyak perusahaan yang juga memakai system topologi seperti ini. Sistem kerja topologi jaringan star adalah dengan menempatkan satu jaringan sebagai pusat segala aktifitas.Segala pertukaran data dilakukan dengan melewati jaringan dipusat. Istilah yang sering digunakan dalam teknologi informasi, yakni jaringan pusat disebut stasiun primer, dan node yang terkoneksi disebut sebagai stasiun sekunder.

    Ciri topologi jaringan star adalah setiap node terkoneksi langsung dengan server pusat, aliran data mengalir dari node kemudian ke server pusat lalu diarahkan ke node yang dituju. Jika ada kerusakan pada salah satu node, keseluruhan jaringan akan tetap baik baik saja.

    Topologi jaringan star juga bisa dirakit dengan kabel lower. Karena hanya melayani satu lalu lintas, yakni kea rah pusat server. Seringnya, tipe kabel yang dipakai adalah UPT dengan konektor RJ45.

    Cara kerja topologi jaringan star adalah dengan merancang beberapa jaringan computer untuk terkoneksi dengan pusat yang disebut hub atau switch. Kemudian, jaringan yang berada di pusat akan menjadi semacam server sentral.

    Switch, sebagai salah satu perangkat di server pusat akan menyimpan semua aliran data dari node sebagai daftar CAM (Control Addressable Memory) pada memori yang tersedia. CAM berfungsi untuk menyimpan semua alamat perangkat yang terhubung dengan switch.


Berikut adalah kelebihan system topologi jaringan star.

1. Mudah unutk dirancang

2. Mmemiliki fleksibilitas yang tinggi karena proses penambahan atau pengurangan jaringan computer tidak akan mengganggu arus informasi.

3. Lebih mudah untuk menemukan sumber permasalahan jika terdapat gangguan di salah satu node.


Sedangkan berikut ini adalah kekurangan system topologi jaringan star.

1. Perangkat pusat menjadi penentu utama keberlangsungan seluruh system. Sehingga, kerusakan jaringan pusat akan menyebabkan keseluruhan system komunkasi menjadi terhambat.

2. Biaya yang dikeluarkan untuk membangun jaringan instalasi jenis ini cukup tinggi Karena membutuhkan banyak kabel. Setiap satu jaringan komputer dihubungkan langsung menuju server pusat dan membutuhkan server dengan performa tinggi.

 

4. Topologi tree

    Topologi jaringan berbentk tree (pohon) merupakan bentuk gabungan dari system  topologi bus dan star, dimana jaringan topologi bus menjadi konektor utama beberapa topologi star. Jika diibaratkan dengan bentuk seperti pohon, topologi bus adalah batang utama yang menghubungkan beberapa topologi star sebagai rantingnya. Topologi tree sangat cocok untuk dipakai membangun jaringan yang terdiri dari banyak computer. Karena bentuk jaringannya yang serupa dengan pohon. Topologi jaringan jenis ini juga bisa disebut dengan topologi bertingkat.

    Ciri - ciri  topologi jaringan tree adalah memiliki kabel utama sebagai penghubung beberapa hub dijaringan star, memiliki tingkatan atau hierarki. Komunikasi dalam jaringan dilakukan melalui hub, dan memiliki hub sebagai server pusat pengatur arus informasi.


Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan tree.

1. Sseuai dengan kebutuhan jaringan komputerdalam skala besar.

2. Pengembangan jaringan dapat dilakukan dengan mudah.

3. Jika salah satu stasiun sekunder mengalami kerusakan, tidak akan mengganggu keseluruhan system.

4. Arus informasi data dilakukan secara point to point.


Berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan tree.

1. Seluruh jaringan akan tergantung dengan kabel penghubung utama.

2. Peran hub cukup penting sehingga jika terjadi kerusakan, akan menyebabkan pengaruh yang besar pada system topologi.

3. Sistem hierarki membuat jaringan yang berada di hierarki bawah menjadi terpengaruh dengan kerusakan system yang berada di atasnya.

4. Perawatan jaringan cukup susah untuk dilakukan.

5. Biaya yang diperlukan untuk membangun topologi model ini cukup mahal.

6. Instalasi topologi tree cukup susah untuk dilakukan.

7. Memiliki kemungkinan besar untuk menjadi collision di kabel utama.

 

4. Topologi mesh

    Topologi mesh atau jala adalah system topologi dimana koneksi antar computer saling berhubung secara langsung satu sama lain. Koneksi antar computer secara langsung seperti ini disebut dedicated link. Pada umumnya, jenis topologi jaringan seperti ini diperuntukkan pada system topologi yang memiliki perangkat computer sedikit. Jaringan topologi mesh dapat meningkatkan kecepatan proses transfer data karena langsung dikirim menuju computer yang dituju tanpa perantara.

    Ciri - ciri topologi mesh yang paling terlihat adalah menggunakan banyak kabel karena koneksi langsung dihubungkan antarkomputer. Selain itu, topolgi mesh biasanya memiliki lebih dari dua port I/O, serta memiliki konfigurasi  yang berbeda pada setiap node.

    Cara kerja topologi mesh sangat sederhana karena data yang dikirim langsung menuju node yang ditujukan. Kabel yang saling terhubung antarkomputer membuat arus data informasi berlangsung dengan cepat.


Berikut ini adalah kelebihan topologi mesh.

1. Dengan dedicated link, data yang di transfer mengalir lebih cepat ke computer yang dituju.

2. Keruskan salah satu komponen tidak akan memengaruhi komponen jaringan yang lan.

3. Keamanan data terjamin dibandingkan dengan topologi jenis lainnya

4. Mudah mengidentifikasi sumber kerusakan jika terjadi gangguan.


Berikut ini adalah kekurangan system topologi mesh.

1. Menggunakan banyak kabel dan port I/O.

2. Proses instalasi jaringan cukup susah untuk dibangun.

3. Biaya yang diperlukan menjadi lebih tinggi.


5. Topologi Hybrid

    Topologi jaringan jenis hybrid merupakan gabungan dari dua atau lebih jenis topologi jaringan yang berbeda. Biasanya, topologi seperti ini digunakan pada perusahaan yang mengambil alih perusahaan lain.


Berikut ini adalah kelebihan topologi hybrid.

1. Fleksible dan efisien karena dapat memadukan tipe jaringan topologi yang berbeda tanpa perlu melakukan perombakan.

2. Tipe jaringan bisa disesuaikan dengan tujuan tertentu.

3. Kecepatan jaringan cukup stabil.


Berikut ini adalah kekurangan topologi hybrid.

1. Biaya pengelolaan dan perawatan menjadi cukup tinggi karena skema topologi gabungan cukup rumit.

2. Instalasi jaringan cukup susah untuk dibangun.

3. Jaringan tipe ini membutuhkan perangkat jaringan yang cukup banyak, yaitu hub, switch, router, access point, LAN card, dan wireless card.

 

6. Topologi linear

    Topologi jaringan linear disebut juga topologi runtut. Topologi linear dirangkai dengan urut menggunakan kabel utama yang dihubungkan pada setiap titik yang terdapat dalam computer.

    Ciri utama topologi linear adalah memiliki skema yang serupa dengan topologi bus an menggunakan konektor BNC serta kabel RJ58.


Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan linear.

1. Mudah dalam melakukan pengembangan jaringan.

2. Efisiensi dalam pemakaian kabel sehingga biaya yang dikeluarkan menjadi rendah.

3. Skema jaringan sederhana dan mudah untuk dibangun.

4. Proses penambahan atau pengurangan terminal tidak mengganggu system yang sedang berjalan.


Berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan linear.

1. Potensi untuk terjadi collision cukup tinggi. Karena itulah, topologi jenis ini hanya sesuai untuk jaringan computer dalam skala kecil.

2. Keamanan data kurang terjamin.

3. Jika ada penambahan julah pengguna, pross transfer data akan menjadi lamban.

4. Wajib menggunakan perangkat tambahan seperti repeater untuk koneksi jarak jauh dan terminator.

5. Ada batasan maksimal jumlah node yang bisa tersambung dalam satu system topologi.

6. Rusaknya kabel penghubung utama akan membuat keseluruhan system akan rusak.

7. Sulit untuk mendeteksi kerusakan jika terjadi masalah.

 

7. Topologi Peer to peer 

    Topologi jaringan peer to peer adalah topologi jaringan yang menghubungkan dua computer dengan satu buah kabel. Bisa dibilang bahwa topologi jaringan jenis ini adalah yang paling sederhana dibandingkan dengan yang lain. Setiap computer didalam jaringan topologi peer to peer dapat saling berinteraksi tanpa adanya server. Setiap computer bisa menjadi client dan server secara bergantian.

    Kelebihan topologi jaringan peer to peer adalah komunikasi dapat dilakukan tanpa perangkat tambahan seperti hub dan switch, biaya yang diperlukan murah, dan proses instalasi mudah untuk dilakukan.

    Kekurangan topologi jaringan peer to peer adalah keamanan data yang kurang terjamin, proses penyimpanan data tergantung dari computer, sehingga jika computer mengalami kerusakan, akan mengganggu proses arus data.



Fahmi Ryas

17190208

Part IV

Resume 4


Fahmi Ryas

17190208

 

Instalasi Media Transmisi Jaringan


    Media transmisi adalah media yang menghubungkan antar pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/syarat, dan syarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data. Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda - beda dalam pengirim datanya.


    Jenis media transmisi ada dua, yaitu Guided dan Unguided. Guided transmission media atau media transmisi terpandu merupakan jaringan yang menggunkan sistem kabel. Ungguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang.


Pembuatan Jaringan sederhana 

    Terdapat beberapa alat yang digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer sederhana :

1. Laptop / komputer / End Device

2. Media Transmisi

3. Perangkat Jaringan


Langkah - langkah untuk membuat jaringan sederhana ada di bawah ini :

Link Cara/Tutorial Pembuatan Kabel UTP : https://hancack.blogspot.com/2020/10/pembuatan-kabel-utp.html


Fahmi Ryas

17190208

 

Minggu, 11 Oktober 2020

Pembuatan Kabel UTP

Fahmi Ryas

17190208


Nama : Fahmi Ryas Adhirama

Kelas : 17.3A.01

NIM : 17190208

Grup : - (Sendiri/SOLO)



Peralatan : 

- Kabel UTP 4-5m

- RJ45 minimal 2 pasang

- Tang Crimping

- Router 

- LAN Tester

- Gunting/Alat cukup tajam


Dokumentasi : 

 1 > Pengelupasan kulit kabel.

 

 2 > Kulit kabel dipisahkan untuk ketahap selanjutnya.


 3 > Pemotongan benang dan tulang dalam kabel (UJUNG KIRI).

 4 > Pelurusan kabel berwarna.


 5 > Kabel berwarna telah sejajar (STRAIGHT) dan siap dipotong sesuai ukuran.

 6 > Pemotongan kabel berwarna sesuai ukuran menggunakan tang crimping.

 7 > Hasil dari pemotongan tang crimping.


  8 > Setelah itu kabel yang berwarna dimasukan kedalam RJ45 lalu siap untuk di climping.


 9 > Crimping RJ45 bagian (UJUNG KIRI).

 10 > Hasil crimping (UJUNG KIRI).

 11 > Lalu kita buat lagi bagian (UJUNG KANAN) lakukan seperti yang bagian sebelumnya dikerjakan ikuti langkah tersebut , kita potong kulit kabel lagi di bagian (UJUNG KANAN).

 12 < Potong lagi tulang dan benang di dalam kabel seperti tahap sebelumnya.

 13 > Luruskan kabel berwarnanya sekali lagi.

 14 > Lalu potong kabel berwarna sesuai ukuran menggunakan tang crimping, bila ragu untuk memotong lakukan saja potongan sedikit demi sedikit.


 15 > Potong lagi bila kurang pas dengan RJ45 nya.


 16 > Ini hasilnya setelah proses tadi.


 17 > Dan untuk bagian (UJUNG KIRI DAN KANAN) harus sama menggunakan jenis straight.

 18 > Penampakan hasil kabel UTP sepanjang 4m.



 19 > Dan selesai.


Fahmi Ryas
17190208