Resume 5
Fahmi Ryas
17190208
Topologi Jaringan
Topologi jaringan adalah suatu cara untuk membuat sejumlah computer
saling berhubungan satu sama lain, baik menggunakan kabeel maupun yang
nirkabel. Biasanya, tujuan topologi jaringan adalah demi kemudahan pertukaran
informasi.
Topologi jaringan sering kali dipakai suatu perusahaan, lembaga, ataupun badan institusi agar antar anggota bisa saling melakukan komunikasi dengan cepat dan aman.
Macam - macam topologi jaringan
Metode untuk membuat topologi jaringan memiliki banyak variasi, tergantung pada pilihan dan kebutuhan penggunanya. Masing - masing metode memiliki kekurangan dan kelebihan. Berikut ini adalah macam - macam topologi jaringan.
1. Topologi Ring
Untuk membuat jaringan berbentuk lingkaran seperti sebuah
cincin, setiap computer perlu dihubungkan secara seri satu sama lain. Sistem
topologi jaringan berbentuk ring dibuat untuk bisa saling berinteraksi didalam
keadaan dekat atau jauh.
Ciri khusus topologi ring adalah menggunakan kabel tipe UTP
dan Patch cablemembentuk jaringan menyerupai lingkaran sederhana yang terdiri
dari beberapa node disusun secara seri. Pergerakan data berjalan satu arah
sehingga tidak ada kemungkinan untuk bertabrakan.
Cara kerja topologi jaringan ring dijelaskan sebagai
berikut.
1. Setiap node pada sentral memiliki penguat sinyal di kedua
sisinya. Sehingga, setiap perangkat saling bekerja sama untuk menguatkan
sinyal. Alat bernama token akan membantu saat proses penerimaan dan penerusan
sinyal.
2. Token juga berfungsi sebagai penganter data jika
dibutuhkan oleh suatu node.
Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan berbentuk
ring .
1. Mudah untuk dirancang
2. Untuk level rangkaian sederhana, topologi ring termasuk
lebih bagus daripada pilihan lain seperti topologi jaringan bus.
3. Mudah untuk melakukan instalasi baru.
4. Penggunaan kabel yang hemat.
5. Kecepatan aliran data lebih tinggi.
6. Tidak memiliki resiko collision karena aliran data berjalan
dengan satu arah.
Sedangkan berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan
berbentuk ring
1. Jika ada kerusakan di satu sisi, keseluruhan system akan
terganggu.
2. Kecepatan aliran data tergantung dari banyaknya jumlah
node didalam jaringan. Jadi, tipe topologi ini tidak cocok digunakan untuk system
yang memiliki banyak jaringan.
3. Sinyal semakin lemah jika node yang dituju jaraknya cukup
jauh.
4. Proses untuk menambah atau mengurangi perangkat jaringan memengaruhi
keseluruhan system.
2. Topologi star
Topologi berbentuk star bintang adalah jaringan dari beberapa computer yang memiliki koneksi dengan node yang berada di jaringan pusat. Jadi, masing - masing perangkat memiliki koneksi dengan node yang berada di tengah system jaringan. Banyak perusahaan yang juga memakai system topologi seperti ini. Sistem kerja topologi jaringan star adalah dengan menempatkan satu jaringan sebagai pusat segala aktifitas.Segala pertukaran data dilakukan dengan melewati jaringan dipusat. Istilah yang sering digunakan dalam teknologi informasi, yakni jaringan pusat disebut stasiun primer, dan node yang terkoneksi disebut sebagai stasiun sekunder.
Ciri topologi jaringan star adalah setiap node terkoneksi
langsung dengan server pusat, aliran data mengalir dari node kemudian ke server
pusat lalu diarahkan ke node yang dituju. Jika ada kerusakan pada salah satu
node, keseluruhan jaringan akan tetap baik baik saja.
Topologi jaringan star juga bisa dirakit dengan kabel lower.
Karena hanya melayani satu lalu lintas, yakni kea rah pusat server. Seringnya,
tipe kabel yang dipakai adalah UPT dengan konektor RJ45.
Cara kerja topologi jaringan star adalah dengan merancang
beberapa jaringan computer untuk terkoneksi dengan pusat yang disebut hub atau
switch. Kemudian, jaringan yang berada di pusat akan menjadi semacam server
sentral.
Switch, sebagai salah satu perangkat di server pusat akan
menyimpan semua aliran data dari node sebagai daftar CAM (Control Addressable
Memory) pada memori yang tersedia. CAM berfungsi untuk menyimpan semua alamat
perangkat yang terhubung dengan switch.
Berikut adalah kelebihan system topologi jaringan star.
1. Mudah unutk dirancang
2. Mmemiliki fleksibilitas yang tinggi karena proses
penambahan atau pengurangan jaringan computer tidak akan mengganggu arus
informasi.
3. Lebih mudah untuk menemukan sumber permasalahan jika
terdapat gangguan di salah satu node.
Sedangkan berikut ini adalah kekurangan system topologi
jaringan star.
1. Perangkat pusat menjadi penentu utama keberlangsungan
seluruh system. Sehingga, kerusakan jaringan pusat akan menyebabkan keseluruhan
system komunkasi menjadi terhambat.
2. Biaya yang dikeluarkan untuk membangun jaringan instalasi
jenis ini cukup tinggi Karena membutuhkan banyak kabel. Setiap satu jaringan komputer
dihubungkan langsung menuju server pusat dan membutuhkan server dengan performa
tinggi.
4. Topologi tree
Topologi jaringan berbentk tree (pohon) merupakan bentuk gabungan dari system topologi bus dan star, dimana jaringan topologi bus menjadi konektor utama beberapa topologi star. Jika diibaratkan dengan bentuk seperti pohon, topologi bus adalah batang utama yang menghubungkan beberapa topologi star sebagai rantingnya. Topologi tree sangat cocok untuk dipakai membangun jaringan yang terdiri dari banyak computer. Karena bentuk jaringannya yang serupa dengan pohon. Topologi jaringan jenis ini juga bisa disebut dengan topologi bertingkat.
Ciri - ciri topologi
jaringan tree adalah memiliki kabel utama sebagai penghubung beberapa hub
dijaringan star, memiliki tingkatan atau hierarki. Komunikasi dalam jaringan
dilakukan melalui hub, dan memiliki hub sebagai server pusat pengatur arus
informasi.
Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan tree.
1. Sseuai dengan kebutuhan jaringan komputerdalam skala
besar.
2. Pengembangan jaringan dapat dilakukan dengan mudah.
3. Jika salah satu stasiun sekunder mengalami kerusakan,
tidak akan mengganggu keseluruhan system.
4. Arus informasi data dilakukan secara point to point.
Berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan tree.
1. Seluruh jaringan akan tergantung dengan kabel penghubung
utama.
2. Peran hub cukup penting sehingga jika terjadi kerusakan,
akan menyebabkan pengaruh yang besar pada system topologi.
3. Sistem hierarki membuat jaringan yang berada di hierarki
bawah menjadi terpengaruh dengan kerusakan system yang berada di atasnya.
4. Perawatan jaringan cukup susah untuk dilakukan.
5. Biaya yang diperlukan untuk membangun topologi model ini
cukup mahal.
6. Instalasi topologi tree cukup susah untuk dilakukan.
7. Memiliki kemungkinan besar untuk menjadi collision di
kabel utama.
4. Topologi mesh
Topologi mesh atau jala adalah system topologi dimana koneksi antar computer saling berhubung secara langsung satu sama lain. Koneksi antar computer secara langsung seperti ini disebut dedicated link. Pada umumnya, jenis topologi jaringan seperti ini diperuntukkan pada system topologi yang memiliki perangkat computer sedikit. Jaringan topologi mesh dapat meningkatkan kecepatan proses transfer data karena langsung dikirim menuju computer yang dituju tanpa perantara.
Ciri - ciri topologi mesh yang paling terlihat adalah
menggunakan banyak kabel karena koneksi langsung dihubungkan antarkomputer.
Selain itu, topolgi mesh biasanya memiliki lebih dari dua port I/O, serta
memiliki konfigurasi yang berbeda pada
setiap node.
Cara kerja topologi mesh sangat sederhana karena data yang
dikirim langsung menuju node yang ditujukan. Kabel yang saling terhubung
antarkomputer membuat arus data informasi berlangsung dengan cepat.
Berikut ini adalah kelebihan topologi mesh.
1. Dengan dedicated link, data yang di transfer mengalir
lebih cepat ke computer yang dituju.
2. Keruskan salah satu komponen tidak akan memengaruhi
komponen jaringan yang lan.
3. Keamanan data terjamin dibandingkan dengan topologi jenis
lainnya
4. Mudah mengidentifikasi sumber kerusakan jika terjadi
gangguan.
Berikut ini adalah kekurangan system topologi mesh.
1. Menggunakan banyak kabel dan port I/O.
2. Proses instalasi jaringan cukup susah untuk dibangun.
3. Biaya yang diperlukan menjadi lebih tinggi.
5. Topologi Hybrid
Topologi jaringan jenis hybrid merupakan gabungan dari dua
atau lebih jenis topologi jaringan yang berbeda. Biasanya, topologi seperti ini
digunakan pada perusahaan yang mengambil alih perusahaan lain.
Berikut ini adalah kelebihan topologi hybrid.
1. Fleksible dan efisien karena dapat memadukan tipe
jaringan topologi yang berbeda tanpa perlu melakukan perombakan.
2. Tipe jaringan bisa disesuaikan dengan tujuan tertentu.
3. Kecepatan jaringan cukup stabil.
Berikut ini adalah kekurangan topologi hybrid.
1. Biaya pengelolaan dan perawatan menjadi cukup tinggi
karena skema topologi gabungan cukup rumit.
2. Instalasi jaringan cukup susah untuk dibangun.
3. Jaringan tipe ini membutuhkan perangkat jaringan yang cukup
banyak, yaitu hub, switch, router, access point, LAN card, dan wireless card.
6. Topologi linear
Topologi jaringan linear disebut juga topologi runtut.
Topologi linear dirangkai dengan urut menggunakan kabel utama yang dihubungkan
pada setiap titik yang terdapat dalam computer.
Ciri utama topologi linear adalah memiliki skema yang serupa
dengan topologi bus an menggunakan konektor BNC serta kabel RJ58.
Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan linear.
1. Mudah dalam melakukan pengembangan jaringan.
2. Efisiensi dalam pemakaian kabel sehingga biaya yang
dikeluarkan menjadi rendah.
3. Skema jaringan sederhana dan mudah untuk dibangun.
4. Proses penambahan atau pengurangan terminal tidak
mengganggu system yang sedang berjalan.
Berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan linear.
1. Potensi untuk terjadi collision cukup tinggi. Karena
itulah, topologi jenis ini hanya sesuai untuk jaringan computer dalam skala
kecil.
2. Keamanan data kurang terjamin.
3. Jika ada penambahan julah pengguna, pross transfer data
akan menjadi lamban.
4. Wajib menggunakan perangkat tambahan seperti repeater
untuk koneksi jarak jauh dan terminator.
5. Ada batasan maksimal jumlah node yang bisa tersambung
dalam satu system topologi.
6. Rusaknya kabel penghubung utama akan membuat keseluruhan system
akan rusak.
7. Sulit untuk mendeteksi kerusakan jika terjadi masalah.
7. Topologi Peer to peer
Topologi jaringan peer to peer adalah topologi jaringan yang menghubungkan dua computer dengan satu buah kabel. Bisa dibilang bahwa topologi jaringan jenis ini adalah yang paling sederhana dibandingkan dengan yang lain. Setiap computer didalam jaringan topologi peer to peer dapat saling berinteraksi tanpa adanya server. Setiap computer bisa menjadi client dan server secara bergantian.
Kelebihan topologi jaringan peer to peer adalah komunikasi
dapat dilakukan tanpa perangkat tambahan seperti hub dan switch, biaya yang
diperlukan murah, dan proses instalasi mudah untuk dilakukan.
Kekurangan topologi jaringan peer to peer adalah keamanan data yang kurang terjamin, proses penyimpanan data tergantung dari computer, sehingga jika computer mengalami kerusakan, akan mengganggu proses arus data.
Fahmi Ryas
17190208
Tidak ada komentar:
Posting Komentar